Kemungkinan Fitur Smartphone Ini Akan Hilang di Masa Depan

Yap, seiring berkembangnya teknologi maka akan selalu ada perubahan. Salah satunya adalah fitur pada smartphone, fitur yang saat ini kita anggap keren dan berguna bisa jadi akan hilang di masa mendatang. Berikut adalah beberapa fitur yang kemungkinan akan hilang di masa mendatang yang kami kutip dari teknobos.com antara lain :

jasa pembuatan website banjarbaru

jasa pembuatan website

  1. Faktor Bentuk “Candybar”. Saat ini nyaris semua smartphone punya format yang sama, yaitu “candybar” dengan layar sarat tanpa adanya tombol fisik. Dengan dikembangkannya ponsel dengan layar yang dapat dilipat, maka besar kemungkinan format candybar ini tidak akan lagi diadopsi oleh semua vendor smartphone.
  2. Speaker. Mungkin tak tidak banyak dari Anda beranggapan bagaimana andai sebuah ponsel tak mempunyai speaker. Dari manakah suara akan keluar? Ternyata suara pada smartphone tak mesti melulu terbit dari suatu lubang speaker. Contohnya pada Vivo Nex yang punya teknologi Screen SoundCasting. Teknologi ini menciptakan suara dapat keluar dari layar, tidak lagi dari lubang speaker. Jika teknologi ini banyak diadopsi maka lubang speaker juga dapat hilang dari peredaran.
  3. Pemindai sidik jari. Meski saat ini masih banyak digunakan pada smartphone, fitur pemindai sidik jari diramalkan tidak akan lagi digunakan di masa mendatang. Ini dikarenakan para vendor smartphone lebih memilih pemindai wajah sebagai kunci keamanan. Apple telah memulai menghilangkan fitur ini di trio iPhone terbarunya. Sedangkan langkah lain diambil para vendor Android dengan mengalihkan posisi pemindai sidik jari ke dalam layar.
  4. Tombol volume. Di masa depan, tombol volume dapat saja diintegrasikan dengan tombol kunci pada ponsel pintar. Sehingga vendor smartphone bisa menghemat ruang dan ongkos untuk penciptaan setiap ponselnya.
  5. Slot kartu SIM. Tak banyak yang memprediksi bisa jadi hilangnya slot kartu SIM dari peredaran. Namun dengan adanya teknologi e-SIM, situasi tersebut dapat saja benar-benar terjadi. Jika angka adopsi teknologi e-SIM semakin besar, maka tak menutup bisa jadi semua operator akan berpindah untuk berhenti menciptakan kartu SIM secara fisik. Dengan begitu slot kartu SIM juga tak lagi diperlukan di ponsel pintar.
  6. Kamera tunggal. Perkembangan kamera ponsel tak melulu sebatas besaran megapiksel, tapi pun jumlah lensa yang kian banyak. Saat ini konfigurasi lensa ganda diadopsi oleh banyak vendor dan dicantumkan pada ponsel guna segmen menengah sampai atas. Sebentar lagi, ponsel dengan tiga lensa pun informasinya akan mulai banyak bermunculan. Jadi ke depannya, besar bisa jadi para vendor tak lagi mencantumkan satu lensa pada ponsel pintar yang dibuatnya.
  7. Charger Konvensional. Teknologi pengisian daya nirkabel alias wireless charging sejatinya sudah digunakan meski melulu pada ponsel kelas atas. Jika teknologi ini hadir pada ponsel murah, maka charger konvensional yang memakai kabel dapat punah dari peredaran.

jasa pembuatan website mataram

jasa pembuatan website

Jasa Pembuatan Website, Software, Aplikasi Android