{"id":1288,"date":"2022-03-01T12:00:08","date_gmt":"2022-03-01T05:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/?p=1288"},"modified":"2022-10-04T10:59:21","modified_gmt":"2022-10-04T03:59:21","slug":"bioskop-mini-dirumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/bioskop-mini-dirumah.html","title":{"rendered":"Bioskop Mini Dirumah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Menonton film merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu luang\u00a0bersama teman, pacar, atau keluarga. Selain itu, menonton film layar lebar terbaru memang sudah menjadi rutinitas akhir pekan bagi penikmat film di bioskop. Sayangnya, sekarang tidak dapat menonton film di bioskop dengan bebas karena\u00a0pandemi COVID-19\u00a0masih berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah bioskop di Indonesia diizinkan beroperasi kembali setelah ditutup berkenaan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penularan Covid-19 beberapa bulan lalu. Kendati demikian pemerintah membatasi kapasitas penonton sampai 20 persen untuk satu kali pemutaran film. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi kamu yang ingin menikmati film-film terbaru di ruang besar, tertutup dan minim cahaya. Namun di balik pembukaan bioskop kembali bagi sebagian orang masih menjadi momok. Alasannya masih ada rasa &#8216;takut&#8217; tertular Covid-19 bila berkunjung ke bioskop.<\/p>\n<p>Pilihannya adalah menunda menonton film terbaru yang ditayangkan di bioskop sembari menunggu film-film itu tersedia di pasaran atau disiarkan secara streaming di Netflix, Disney atau layanan streaming konten lainnya di ponsel atau pesawat televisi. Nah, dengan cara tersebut dapat menjadi solusi untuk tetap bisa menonton walaupun hanya #DiRumahAja bersama anggota keluarga lainnya tanpa ada kekhawatiran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menonton film memang bisa di mana saja termasuk melalui\u00a0<em>smartphone,<\/em>\u00a0tapi sayangnya layar yang kecil membuat orang tidak betah. Maka dari itu, banyak orang mengubah kamar tidur, ruang keluarga, dan\u00a0<em>rooftop<\/em>\u00a0menjadi bioskop mini yang menyenangkan dan memilki <em>vibes<\/em> seperti halnya menonton film di bioskop. Untuk menciptakan bioskop mini di rumah tidak sesulit yang dibayangkan. Hal itu dikarenakan menciptakan bioskop mini dirumah hanya membutuhkan peralatan pendukung yang mudah didapat di toko fisik atau online dengan harga sesuai isi kantong. Berikut merupakan tiga hal yang harus disiapkan untuk menciptakan bioskop mini dirumah :<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Pemilihan Proyektor atau Televisi<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1290\" src=\"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah2_IzzaWeb-Blog-300x200.png\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"333\" srcset=\"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah2_IzzaWeb-Blog-300x200.png 300w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah2_IzzaWeb-Blog-1024x683.png 1024w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah2_IzzaWeb-Blog-768x512.png 768w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah2_IzzaWeb-Blog-1536x1025.png 1536w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah2_IzzaWeb-Blog-640x427.png 640w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah2_IzzaWeb-Blog.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejauh ini, proyektor adalah cara terbaik untuk mendapatkan gambar lebih dari 50 inci karena proyektor bagian terpenting dari bioskop rumah. Dari segi kecerahan, menurut Tech Radar kamu perlu mencari proyektor yang menawarkan kecerahan setidaknya 2.000 ANSI Lumens.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun pastikan membeli mode home cinema-centric, bukan proyektor untuk presentasi. Kamu juga perlu memperhatikan bahwa proyektor dengan spesifikasi 3D mesti membutuhkan pembelian tambahan untuk pemancar dan kacamata 3D. Masalah terbesar dari sebuah proyektor adalah bagaimana proyektor dapat menyelaraskan gambar agar tidak terpotong. Oleh karena itu, pilih produk dengan zoom optik yang layak dan lensa vertikal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan, Smart TV sebetulnya sudah sangat mumpuni untuk streaming film tetapi lebih baik mencari TV dengan nilai terbaik. Untuk bioskop di rumah, disarankan untuk membeli televisi yang resolusinya OLED. Namun, jika kantong dompet kamu tidak mampu untuk membelinya, cari televisi yang memiliki panel 200Hz agar gambar tidak blur.<\/p>\n<h3><strong>2. Pemilihan dan Penempatan Speaker<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1291\" src=\"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah3_IzzaWeb-Blog-300x221.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"368\" srcset=\"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah3_IzzaWeb-Blog-300x221.jpg 300w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah3_IzzaWeb-Blog-768x566.jpg 768w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah3_IzzaWeb-Blog-640x471.jpg 640w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah3_IzzaWeb-Blog.jpg 846w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p>Penempatan speaker adalah yang terpenting. Tempatkan speaker di tengah bawah layar TV atau proyektor karena dari sinilah dialog berasal. Kemudian letakkan speaker depan kiri dan kanan di kedua sisi TV atau layar di sudut ruangan. Speaker belakang menurut Tech Radar memerlukan set-up 5,1, speaker di samping 7,1 dan speaker depan set-up 9,1.<\/p>\n<h3>3. Pemilihan Lampu<\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1292\" src=\"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah4_IzzaWeb-Blog-300x194.png\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"324\" srcset=\"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah4_IzzaWeb-Blog-300x194.png 300w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah4_IzzaWeb-Blog-768x498.png 768w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah4_IzzaWeb-Blog-640x415.png 640w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Bioskop-Mini-Dirumah4_IzzaWeb-Blog.png 1000w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lampu adalah cara mudah untuk menambahkan pencahayaan. Untungnya ada banyak produk siap pakai yang dapat menambahkan kilau ke bioskop mini di rumah sendiri. Remote control juga diperlukan misalnya dari Logitech, Nevo, dan One For All yang dapat diprogram untuk mengontrol semua perlengkapan bioskop mini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menonton film merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu luang\u00a0bersama teman, pacar, atau keluarga. Selain itu, menonton film layar lebar terbaru memang sudah menjadi rutinitas akhir pekan bagi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1289,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1288"}],"collection":[{"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1288"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1288\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1294,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1288\/revisions\/1294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1289"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}