{"id":370,"date":"2016-05-17T12:44:47","date_gmt":"2016-05-17T05:44:47","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.izzaweb.com\/?p=370"},"modified":"2020-11-25T17:25:42","modified_gmt":"2020-11-25T10:25:42","slug":"gto-sepi-peminat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/gto-sepi-peminat.html","title":{"rendered":"GTO sepi peminat?"},"content":{"rendered":"<p>Merubah kebiasaan itu memang tidak mudah, contohnya GTO, masih banyak pengemudi kendaraan rela antri\u00a0bayar tol secara manual ketimbang menggunkan layanan GTO. Saya tidak tahu sejak kapan persisnya GTO ini diberlakukan oleh pihak Jasa Marga, sepengetahuan saya sudah cukup lama, saya sendiri belum terlalu lama menggunkan layanan GTO ini, pada awalnya saya sempat enggan untuk membeli <em>e-toll card<\/em>, kenapa si bayar tol yang hanya 2.500 rupiah harus pakai kartu, bikin ribet, gitu pikir saya, bayar manual aja, tapi kemudian melihat antrian yang begitu panjang pada gardu manual akhirnya saya berpikir juga, wah kalo gini rugi juga waktu saya, harus mengantri panjang, kemudian baru setelah itu saya beli <em>e-toll card<\/em>.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/blog.izzaweb.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/20160516_110416-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-368 alignright\" src=\"http:\/\/blog.izzaweb.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/20160516_110416-1-300x128.jpg\" alt=\"20160516_110416-1.jpg\" width=\"400\" height=\"170\" srcset=\"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/20160516_110416-1-300x128.jpg 300w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/20160516_110416-1-768x327.jpg 768w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/20160516_110416-1-1024x436.jpg 1024w, https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/20160516_110416-1.jpg 1626w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/a>Sebagai orang yang terlibat banyak dalam membangun sistem (aplikasi program\/sistem informasi) akhirnya saya memahami bahwa untuk merubah kebiasaan seseorang itu mememang tidak\u00a0mudah, contoh kasus GTO\u00a0ini kita sudah bertahun-tahun lewat jalan tol, kalo bayar itu iya via manual. Banyak lagi sistem yang lain saya kira disaat sekarang ini masyarakat\u00a0enggan untuk berubah, masih lebih baik antri ketimbang menggunakan aplikasi atau layanan elektronik\u00a0yang sudah disediakan.<\/p>\n<p>Ada beberapa alasan mengapa manusia enggan untuk berubah,\u00a0diantaranya:<\/p>\n<p><strong>Karena sudah menjadi kebiasaan atau rutinitas<\/strong><\/p>\n<p>Karena sudah terbiasa rutin demikian akhirnya membutuhkan energi besar untuk merubahnya, ada dua hal yang pertama membuang kebiasaan lama dan belajar atau adopsi dengan hal-hal\u00a0baru. biasa bayar dengan manual kemudian harus adopsi dengan e toll card, beli e toll cardnya dimana? kalo sdh habis depositnya bagaimna? dan lain sebagainya bikin ribet.<\/p>\n<p><strong>Karena sudah puas dengan kondisi sekarang<\/strong><\/p>\n<p>Suatu ketika manusia akan mengalami atau memasuki zona nyaman\u00a0(<em>Comfort Zone<\/em>),\u00a0Tak ada cara lain untuk mengubah manusia kecuali membuatnya sadar dengan ia sendiri yang mengubahnya. Dalam pekerjaan, bisnis, atau pemerintahan, sebetulnya sikap manusia sama saja. Contohnya saya, akhirnya saya sadar sendiri harus membeli <em>e toll card<\/em> setelah saya mengalami antrian yang sangat panjang dan waktu saya cukup lama terbuang.<\/p>\n<p><strong>Karena menimbulkan rasa takut<\/strong><\/p>\n<p>Rasa takut\u00a0itu\u00a0cukup manusiawi, tapi jika rasa takut ini mendominasi diri kita dan akhirnya memilih untuk bersikap menghindari resiko, itu yang saya kira harus dilawan.<\/p>\n<p><strong>Karena pikiran negatif<\/strong><\/p>\n<p>Pikiran\u00a0negatif akan menghadapi kekecewaan di masa depan. Perubahan tentu saja akan sulit dilakukan selama kita\u00a0punya pikiran negatif. Orang yang berpikiran negatif akan selalu mencari alasan\u00a0bahwa perubahan yang dilakukan salah. Orang-orang yang berpikiran negatif akan selalu menciptakan halangan. Tapi hukum alam mengatakan, mereka yang tidak mau berubah akan menemui kesulitannya sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Merubah kebiasaan itu memang tidak mudah, contohnya GTO, masih banyak pengemudi kendaraan rela antri\u00a0bayar tol secara manual ketimbang menggunkan layanan GTO. Saya tidak tahu sejak kapan persisnya GTO ini diberlakukan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":369,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370"}],"collection":[{"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=370"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":372,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370\/revisions\/372"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/izzaweb.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}